July 5, 2020

Cara Mengurus NPWP Untuk Freelancer Ternyata Sangat Mudah dan Cepat

Cara Mengurus NPWP Untuk Freelancer Ternyata Sangat Mudah dan Cepat. NPWP adalah kepanjangan dari Nomor Pokok Wajib Pajak berbentuk kartu yang diberikan kepada para wajib pajak, dulunya saya masih berpikir kalau NPWP itu hanya khusus bagi mereka yang punya perusahaan ataupun karyawan PNS dan karyawan swasta saja, sedangkan untuk umum tidak berlaku, wajar dong kalau saya punya pikiran seperti itu, lha karena kitakan bukan karyawan ya, cuma tukang blogging masih untung gak sambil nungging ya hahaha.

Nah ternyata kegunaan NPWP ini rupanya banyak sekali tidak saja sebagai kartu pengenal wajib pajak tetapi juga untuk proses berbagai administrasi yang menyangkut keuangan, salah satunya ya blogger, lho apakah seorang blogger mesti punya wajib pajak ? memang sih sepanjang saya ngeblog tidak pernah sekalipun berurusan dengan job yang meminta NPWP, pernah dulu mau ikutan lomba blog tetapi ketika membaca syarat pemenang wajib punya NPWP ya saya langsung mundur hahaha..

Beberapa waktu belakangan ini, saya pernah mendengar adanya job yang meminta syarat NPWP, menurut saya pribadi hal ini wajar saja mengingat pastinya mereka yang memberikan job juga membutuhkan syarat administrasi seperti itu, selain ngeblog, NPWP juga dibutuhkan untuk hal lainnya, misalnya saya “Terpaksa” membuat NPWP hanya sekedar untuk mengurus rumah yang akan saya ambil di salah satu komplek perumahan.

Saat membaca syarat adanya NPWP,  pikiran sudah malas banget berurusan dengan tetek bengek seperti ini, maklum saya orangnya memang gak suka ribet, tapi akhirnya harus memaksakan diri untuk ribet ke kantor pajak hehehe…

Awalnya saya mendapat informasi dari teman bahwa pendaftaran npwp bisa melalui online di web dinas pajak, katanya kita cukup daftar, isi form dan nantinya kita print surat pengantar yang sudah diberikan lewat email, mendengar ini saya pun semangat, ya namanya pekerja online kita pasti lebih enjoy ya kalau semuanya bisa via internet, lalu saya mencoba mendaftar secara online, namun ketika masuh pada tahap jenis pekerjaan saya bingung karena freelancer tidak ada dalam kolom pertanyaan, lhooo gimana ini ???

Akhirnya saya mengisi kolom pekerja bebas dan mengisinya dengan jawaban Freelancer, setelah semua berjalan saya pun akhirnya mendapatkan surat pengantar untuk dibawa ke kantor pajak sesuai yang tercantum di lembar pengantar, dengan semangat tinggi, saya bergegas ke kantor pajak, sesampainya di sana, saya bertanya kepada satpa, ” pak saya mau buat NPWP baru taapi sudah daftar lewat online, ini surat pengantarnya”, satpam pun lalu memeriksa berkas dan berkata ” baik mas mari ikut saya ke dalam..”

Saya mengikuti satpam dan mengambil antrian panggilan, sebenarnya saat satpam mengambil nomor antrian , saya sudah menggerutu dalam hati, ” ahh akhirnya toh ngantri juga ” hahaha… tak lama menunggu, akhirnya saya dipanggil dan mengahdap teller pajak yang sudah tersenyum manjah menyambut eaakhh ….

Ngobrol-ngobrol, soal perpajakan, akhirnya si mba syantik tersebut membuka data online di web pajak untuk memeriksa data yang saya kirim tadi ,, sambil senyum si mbaknya ngomong ” mas permohonan mas untuk buat NPWP di tolak ” , lho lho kok bisa ? saat saya mengecek email seperti yang di arahkan si mbak tadi, owalaa ternyata ada email masuk bahwa registrasi npwp saya ditolak hahaha

Lalu si mbak tadi menyuruhku untuk meengambil form di meja administrasi, kemudian saya menuju ke sana ” pak minta form registrasi npwpnya” petugas lalu bertanya, ” untuk pribadi atau karyawan perusahaan” tanya petugas, ” untuk pribadi pak” jawabku singkat, lalu petugas mengambil beberapa form isian dan kembali bertanya ” kerjaannya apa” tanya petugas, ” saya pekerja bebas pak, freelancer…”

Petugas tadi lalu memberikan tanda mana yang harus saya isi, setelah semua selesai, saya isi, lalu saya kembali lagi melakukan wajib antri dengan mengambil ulang tiket antrian walaupun hati ini terasa sakit eaakh hahaha… selang beberapa waktu giliran saya menghadap si mbaknya,, setelah diperiksa dan beres, saya diarahkan ke meja lainnya dengan orang yang berbeda, disitu dia menjelaskan banyak hal tentang pajak, saya pura pura menjadi pendengar yang baik saja.

Tak lama kemudian eehhh kartunya langsung jadi bro ! gila kok cepet banget !! saya pikir kartunya akan selesai minimal sehari atau dua hari ternyata cuma butuh beberapa menit saja, petugas hanya bilang ” mas ini kartunya sudah jadi tetapi belum aktif, silahkan lakukan pembayaran pajak pertama sesuai dengan nominal pendapatan perkiraan perbulan yang dipotong sebesar 0,5 persen jadi yang mesti mas bayar di bank adalah 10 ribu rupiah”. dengan gagah saya jawab ” siyap pak !”

Lalu saya keluar dari kantor pajak dengan wajah berseri,, eaalaah ternyata ga seribet perkiraanku toh buat Npwp, Nah saran saya buat teman-teman yang ingin membuat NPWP pribadi dengan status Freelancer sebaiknya datang langsung ke kantor pajak terdekat sesuai domisili, cukup bawa foto copy KTP saja, plus uang materai 6000 dan 10 ribu buat bayar pajak bulan pertama, semuanya langsung beres deh

Subscribe
Notify of
guest
10 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Lidya

Aku belum punya NPWP hehehe bener banget mikirnya udah ribet ngurusnya.

Ternyata cara mengurusnya cepat ya ga sedikit yang aku bayangkan.

Nona Manis

Tu kan bener, ternyata ketemu yang bening. Hahay..

Btw, kayaknya dulu tu kartu NPWP jadinya seminggu kemudian deh.

Sitatur Rohmah

Aku juga belum urus NPWP, kata suamiku nggak usah dulu. Padahal waktu teken kontrak sama penerbit diminta NPWP. Mungkin nanti kalau udah ada kontrak ke 2 dst. Artinya, ya nulis buku lagi dulu, wkwk..

Wiwin Pratiwanggini

Ini adalah tahun ke-12 saya harus membuat laporan SPT Tahunan WP Pribadi. Jujur, sampai hari ini saya belum 100% paham tentang pajak 😀 tapi rajin bikin laporan tahunan.

Anis Khoir

Saya punya NPWP dibuatkan sekolah tempat mengajar, jadi gak merasakan bagaimana mengurusnya. Ternyata gak ribet seperti yg ada dibayangan ya